Ditulis oleh: Tim Dokter Le’ Immortale Clinic
Ditinjau secara medis oleh: dr. Mariska Natalia
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan oleh pasien sebelum menjalani treatment adalah:
“Dok, saya dengar laser justru bisa bikin flek makin banyak. Benarkah?”
Kekhawatiran tersebut sangat wajar. Tidak sedikit orang yang pernah mendengar pengalaman teman atau membaca cerita di media sosial tentang flek yang justru bertambah setelah menjalani laser.
Lalu, apakah laser memang berbahaya untuk flek hitam atau melasma?
Jawabannya adalah: tidak sesederhana ya atau tidak.
Laser bukanlah penyebab utama munculnya flek. Dalam banyak kasus, masalah justru berasal dari diagnosis yang kurang tepat, pemilihan jenis laser yang tidak sesuai, parameter tindakan yang kurang optimal, atau perawatan setelah tindakan yang tidak dilakukan dengan baik.
Jika dilakukan pada pasien yang tepat dengan teknologi yang sesuai, laser dapat menjadi salah satu pilihan terapi yang efektif untuk berbagai jenis pigmentasi.
Mengapa Setelah Laser Ada Orang yang Justru Mengalami Flek?
Untuk memahami hal ini, kita perlu mengetahui bagaimana kulit membentuk pigmen.
Kulit memiliki sel yang disebut melanosit, yaitu sel yang memproduksi melanin sebagai pelindung alami terhadap paparan sinar ultraviolet. Ketika kulit mengalami peradangan atau menerima panas berlebihan, melanosit dapat menjadi lebih aktif dan menghasilkan pigmen lebih banyak.
Akibatnya, pada sebagian orang dapat muncul kondisi yang dikenal sebagai post-inflammatory hyperpigmentation (PIH) atau hiperpigmentasi pasca-peradangan.
Inilah alasan mengapa tindakan yang menimbulkan panas berlebihan—termasuk laser yang tidak sesuai atau penggunaan parameter yang kurang tepat—berpotensi meningkatkan risiko munculnya pigmentasi pada pasien tertentu.
Namun, perlu dipahami bahwa kondisi ini bukan berarti semua laser akan menyebabkan flek.
Tidak Semua Flek Hitam Cocok Diterapi dengan Laser
Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah menganggap semua bercak kecokelatan di wajah merupakan jenis flek yang sama.
Padahal, penyebab pigmentasi sangat beragam, misalnya:
- Melasma
- Solar lentigo (bercak akibat sinar matahari)
- Bekas jerawat (PIH)
- Freckles
- Pigmentasi akibat iritasi kulit
Masing-masing memiliki karakteristik dan penanganan yang berbeda.
Karena itu, langkah terpenting sebelum menjalani laser adalah memastikan diagnosis yang tepat.
Apa yang Menentukan Keamanan Laser?
Keamanan tindakan laser tidak hanya ditentukan oleh alat yang digunakan.
Beberapa faktor yang sangat berpengaruh meliputi:
- Diagnosis yang tepat.
- Jenis pigmentasi.
- Warna kulit pasien.
- Jenis laser yang digunakan.
- Pengaturan energi (parameter laser).
- Teknik tindakan.
- Perawatan setelah laser.
- Kepatuhan menggunakan sunscreen.
Seluruh faktor tersebut saling berkaitan dalam menentukan hasil terapi.
Mengapa Teknologi Laser Juga Berperan Penting?
Selain pengalaman dokter, perkembangan teknologi laser juga berkontribusi dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan tindakan.
Salah satu teknologi yang digunakan pada sistem laser modern adalah Q-PTP (Quickly Pulse-to-Pulse).
Berbeda dengan laser konvensional yang melepaskan energi dalam satu pulsa, teknologi Q-PTP membagi energi laser menjadi dua sub-pulse yang dipisahkan jeda waktu sangat singkat.


Walaupun total energi yang diberikan tetap sama, distribusi energinya menjadi lebih terkontrol sehingga membantu mengurangi akumulasi panas pada jaringan sekitar tanpa mengurangi kemampuan laser dalam menargetkan pigmen.
Dengan pendekatan ini, teknologi Q-PTP bertujuan menghasilkan efek penghancuran pigmen yang efektif sekaligus membantu meminimalkan efek samping yang berkaitan dengan panas.
Apa Keunggulan Teknologi Q-PTP?
Teknologi ini dirancang untuk memberikan beberapa keuntungan, antara lain:
- Membantu menghancurkan pigmen secara lebih efektif.
- Distribusi energi yang lebih merata.
- Mengurangi akumulasi panas pada jaringan sekitar.
- Membantu meningkatkan kenyamanan pasien selama tindakan.
- Berpotensi mengurangi risiko kemerahan dan gangguan pigmentasi akibat panas pada pasien yang dipilih dengan tepat.
Meskipun demikian, keberhasilan terapi tetap bergantung pada evaluasi dokter, diagnosis yang benar, serta pemilihan parameter laser yang sesuai dengan kondisi setiap pasien.
Apakah Melasma Bisa Diobati dengan Laser?
Ini merupakan pertanyaan yang cukup sering muncul.
Jawabannya adalah tergantung kondisi masing-masing pasien.
Tidak semua kasus melasma memerlukan laser, dan tidak semua pasien dengan melasma merupakan kandidat yang sesuai untuk tindakan tersebut.
Pada sebagian pasien, dokter dapat merekomendasikan kombinasi skincare medis, perlindungan terhadap sinar matahari, chemical peeling, atau terapi lain. Pada pasien tertentu, laser dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari penanganan apabila manfaatnya dinilai lebih besar daripada risikonya.
Karena itu, konsultasi sebelum tindakan menjadi langkah yang sangat penting.
Perawatan Setelah Laser Sama Pentingnya dengan Tindakan Itu Sendiri
Hasil laser tidak hanya ditentukan oleh tindakan di ruang perawatan.
Untuk membantu menjaga hasil terapi, pasien umumnya dianjurkan untuk:
- Menggunakan sunscreen setiap hari.
- Menghindari paparan sinar matahari secara langsung selama masa pemulihan.
- Menggunakan skincare sesuai anjuran dokter.
- Tidak menggosok atau mengelupas kulit yang sedang dalam proses penyembuhan.
- Datang kontrol sesuai jadwal.
Perawatan yang baik setelah tindakan dapat membantu mendukung hasil terapi dan mengurangi risiko komplikasi.
Pendapat Dokter Le’ Immortale
Salah satu kesalahpahaman yang paling sering kami temui adalah anggapan bahwa semua flek hitam dapat diatasi dengan laser atau sebaliknya, bahwa laser pasti akan memperburuk melasma.
Pada kenyataannya, setiap jenis pigmentasi memerlukan pendekatan yang berbeda. Di Le’ Immortale Clinic, kami selalu memulai dengan evaluasi menyeluruh terhadap jenis flek, warna kulit, riwayat paparan sinar matahari, serta faktor hormonal sebelum menentukan rencana terapi.
Kami juga menggunakan sistem laser dengan teknologi Q-PTP (Quickly Pulse-to-Pulse) yang membantu mendistribusikan energi laser menjadi dua sub-pulse. Tujuannya adalah memperoleh efek penghancuran pigmen yang efektif dengan akumulasi panas yang lebih terkontrol dibandingkan mode single pulse, sehingga mendukung keamanan tindakan pada pasien yang dipilih dengan tepat.
Bagi kami, tujuan utama bukan sekadar memudarkan flek, tetapi memberikan terapi yang sesuai dengan kondisi kulit setiap pasien serta mengutamakan keselamatan dan hasil jangka panjang.
Kapan Sebaiknya Berkonsultasi?
Segera lakukan konsultasi apabila:
- Flek hitam tidak membaik meskipun sudah menggunakan skincare.
- Pigmentasi semakin luas atau bertambah gelap.
- Pernah mengalami flek bertambah setelah tindakan laser.
- Ingin mengetahui apakah laser merupakan pilihan yang tepat untuk kondisi kulit Anda.
Le’ Immortale Aesthetic & Wellness Clinic di Gading Serpong menyediakan treatment Pigmentation & Brightening dengan evaluasi dokter terlebih dahulu. Baca juga: Melasma vs Hiperpigmentasi: Apa Bedanya? dan Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah. Konsultasi gratis sekarang untuk mengetahui apakah laser merupakan pilihan yang tepat untuk kondisi kulitmu.